DayOne : My Bathing is so excited

Kali ini saya akan bercerita mengenai tugas yang diberikan oleh Institut Ibu Profesional (IIP) kepada para siswanya (termasuk saya) tentang komunikasi produktif.

Sebenarnya kegiatan yang akan saya ceritakan sudah saya lakukan sudah agak lama, tapi tidak pernah saya rekam kegiatannya dalam dokumentasi tertulis.

So, saya mencoba untuk flashback sejenak untuk menceritakan kisah saya dengan Zee. Anak pertama saya.

Zee sangat suka berendam setelah dia mandi. Sejak usia 1 tahun, dia menikmati setiap dia kami cemplungkan ke baskom untuk berenang. Seiring usianya semakin bertambah tubuhnya pun semakin memenuhi ruang dibaskom itu sehingga terkadang saat berendam saya tidak perlu khawatir dia akan nyungsep meminum air.

Tapi tantangan mulai datang ketika dia begitu menikmati rendaman airnya dan waktu telah habis.......
Maka ketika dia diangkat dari baskomnya, dia akan meronta-ronta dan menangis.
Pernah suatu saat, saya lupa menengok zia saat mandi, begitu sadar, dia mulai menggigil tapi masih bisa menikmati bermain dengan boneka airnya...hehehe...

Suatu hari saya coba katakan ini padanya, saat waktu berendamnya sudah habi, "Zee, udah yak nak, waktu berendamnya sudah habis. Yuk pake baju.....".

Apa respon zee?

Tiba-tiba dia memegang pinggiran baskom, mencoba untuk bertahan saat diangkat.

Dan benar saja, begitu saya mendekatinya , dia sudah berteriak-teriak, "Tidak mau bunda... aku masih mau disini... jangan bunda....saya masih mau disini".

Akhirnya.... terjadilah kejadian tangisan ini berulang-ulang setiap seremonial berendam akan berakhir.

Hingga.....

OneDay .....

Saat Zee sedang asik berendam dengan bebeknya, saya  mencoba menarik perhatiannya bermain dengan mainan bebeknyaseolah-olah menjadi ibu bebek.
Saya : "Hai kamu.. anak bebek yang lucu. Kamu sedang ngapain?"

Zee : " Hai, aku sudah mandi dilaut".

Saya :"wowww... mandi dilaut ya, Ibu boleh ikut gak?".

Zee :"Boleh...sini..sini, disini airnya banyak...."

Akhirnya saya mencemplungkan tangan (yang berperan sebagai ibu bebek) kedalam baskom. Selang beberapa menit setelah itu

Saya :"Wah, ternyata hari sudah pagi ya, saatnya kita mencari makan. Aku siap-siap cari makan dulu ya. Anak bebek mau ikut ibu bebek ?"

Zee :"Oke...".

Dan tiba-tiba zee keluar dari baskomnya dengan sendirinya, tanpa menangis....

Seru bukan...

Cara lain sekarang saya bisa mengajarkan dengan memberikan batasan waktu. Misalnya saya sampaikan ke Zee, "Sayang, berendamnya hanya 2 menit saja ya, setelah itu zia panggil bunda untuk pake baju ya....".

Dan tidak berapa lama dia akan memanggil saya , memberi kode bahwa dia siap untuk dikeringkan.



#Level1
#Day1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP





0 comments:

Post a Comment